Skip to main content

Posts

Showing posts from March, 2011

Tata Nama IUPAC Berdasarkan Biloks (Hukum Stock)

Tata Nama IUPAC Berdasarkan Biloks (Hukum Stock) 1.  Senyawa Biner dari logam dan non logam. Beri angka romawi untuk unsur logam yang dapat memiliki lebih dari 1 biloks. contoh : MnCl 2 = mangan (II) klorida Fe 2 O 3 = besi (III) oksida  2. Senyawa biner dari non logam dan non logam. Beri angka romawi untuk unsur yang dapat memiliki lebih dari satu biloks, dimana biloksnya positif. contoh : N 2 O = Nitrogen (I) oksida N 2 O 4 = Nitrogen (IV) oksida PCl 3 = Fosfor (III) klorida PCl 5 = Fosfor (V) klorida 3. Senyawa yang mengandung ion poliatom   Jika kation mempunyai lebih dari satu biloks, maka beri angka romawi setelah nama kation. contoh : Mn(SO 3 ) 2 = tembaga (I) klorat PbSO 4 = timbal (II) sulfat CuClO 3 = tembaga (I) klorat Cr(ClO 4 ) 3 = kromium (III) perklorat     Jika kation hanya memiliki satu biloks, maka sertakan biloks dari unsur ditengah dalam ion poliatom setelah nama ionnya. contoh : Na 2 SO 3 = natrium...