"Praktikum ini itu emang buat apa??? nunggu sapi boker n pipis selama 12 jam emang esensinya buat apa to? Laporannya tulis tangan lagi." satu pertanyaan yang terucap dari salah satu temanku... Banyaknya praktikum yang dijalani, terutama dalam pengerjaan laporan terkadang membuat praktikan (mahasiswa) mengeluarkan statement-statement berupa keluhan atasnama esensi.... Saya pribadi pun mungkin pernah bertanya-tanya seperti itu... namun... satu hal yang terlintas... mengapa itu hanya sebagai pertanyaan? bukan kita jawab pertanyaannya? Justru diadakannya praktikum ini dan itu kita memang harus kudu dan wajib mengetahui esensi dan tujuan dari praktikum tersebut. Mungkin banyak yang tidak menemukan jawaban dari pertanyaan tersebut... ya... karena hati kita tidak ikut andil. Istilahnya... "tangannya kemana pikirannya kemana."... Ingatlah kawan.... Waktu, materi, keringat yang kita keluarkan jika hanya untuk.... praktikum.... selesai... buat laporan... lupa... Lalu untuk apa??? Ayolah kawan.... rasakan praktikum itu seperti makan es krim... rasakan praktikum itu seperti makan magelangan burjo klebengan yang dapetinnya kudu ngantri 30menit dulu... atau apalah... Ingatlah waktu... Ingatlah hukum waktu... waktu tidak bisa kembali... so... buat apa kita capek praktikum tapi akhirnya ga ada gunanya... cuma buang waktu... mending buat main iya ga??? eh.... ya udah mending main aja daripada praktikum.... ya monggo.... ga usah kuliah lah... haha
Opini Wisnu M.R.(Facebook Kmfpt Ugm, 14 Februari 2015) Liberalisme atau budaya bebas kini telah menyelinap dan merasuki setiap sendi kehidupan.Tak hanya merasuki sistem ekonomi, liberalisme kini terasa hingga aspek budaya.Pergeseran nilai-nilai dalam aspek budaya ini semakin membuatnya jauh dariislam. Salah satu budaya liberal yang sarat akan pergeseran nilai ini, akrab ditelingakita dengan nama hari kasih sayang atau valentine’sday . Hari kasih sayang yang sangatpopuler di kalangan remaja ini, dirayakan pada pertengahan februari tepatnya tanggal 14 februari. Euforia hari kasih sayang dimanfaatkan dengan sempurna oleh pelakubisnis sebagai sarana mempromosikan produknya. Hingar bingar media baik elektronik maupun cetak ikut memeriahkan hari yang dianggap sebagai hari pembuktian cinta ini.Kemeriahan ini sengaja dikemas sedemikian rupa, hingga tak terasa remaja-remajapun itu tercekoki oleh iklan-iklan valentine’sday . Atas dasar trend masa kini,dan agar tidak dikatakan ...
Comments
Post a Comment