Skip to main content

Iri

Jadi, baru saja teman saya diterima kerja di salah satu perusahaan penyedia jasa angkutan online. Gajinya diatas 4jt dengan waktu kerja senin-jumat pukul 7 sampai lunch, fleksibel (bukan kantoran). Dan saya iri. Bukan iri yang mengundang untuk lebih produktif, it's be like "aduhhh pengen banget deh kayak gitu!" Atau "anjir hoki banget dih itu orang" setelah itu timbul kekhawatiran2 gak penting.

Gilak, baru gitu doang. Gimana nnt kalau saya udah punya kerja terus temen2 ada yg lebih kaya, ada yang lebih prestatif. Nyatanya menerima konsep kekayaan vs kemapanan itu sulit banget. Kata orang, "There are people who rich and people who have money."

Merasa amat terlambat karena prestasi orang lain, sedang kita masih gini. Bagi saya yang menjadi bahaya adalah timbulnya khawatir, jadi bikin ga fokus apa sama apa yang dikerja. Tidak tahu apa yang memang harus dan butuh untuk dikerjakan. Semua yang dikerjakan jadi terasa terburu2 (berkorelasi juga dengan merasa terlambat tadi). Padahal khawatir saja tidak boleh, karena kita punya proses dan waktu kita masing2.

Syukurnya saya ga kebawa suasana terus galau, terus ngerjain apa2 jadi keburu2 (kapan2 cerita soal my problem about keburu2). Dan lebih bersyujur lagi saya masih disadarkan dan sempat menulis ini yang tentu saja sebagai bagian dari proses hidup saya. Alhamdulillah.
Maka, semoga Allah memberikan saya hidayah juga muslim yang bernasib sama dengan saya bahwa uang tidak dibawa mati dan memberikan hidayah tentang arti berkecukupan. Amin.
https://www.freepik.com/free-photo/two-girl-standing-holding-arms-crossed_1207782.htm

Comments

Popular posts from this blog

Kisah Nyata: Kamar Itu yang Remang-Remang

Kalau di rumah, Ibu pernah bilang bahwa adalah pantangan laki-laki tidur sehabis subuh. Nyatanya, saya sangat senang mematikan lampu kamar, rebahan di kasur dan bercengkrama dengan pikiran saya, "hari ini mau ngapain aja ya???" tentunya ditemani hawa dingin suasana subuh yang adem semiliwir karena jendela sudah dibuka. Juga Ayah saya selalu ndak suka anak laki-lakinya tidur setelah solat subuh, padahal habis begadang untuk nulis  (nonton film) dan belum sempat tidur, maka ketika Ayah sudah berangkat kerja pukul 07.00, saya pun lanjut untuk tidur HEHE Pun ketika sudah merantau dan ngekos, saya sering disindir oleh tetangga kos saya yang amat terhormat di kampusnya akibat baru keluar kamar ketika matahari sudah mulai panas, "Wuih hebat udah bangun nih jam 9." Padahal ya lampu kamar mati dan jendela tutupan bukan berarti yang di dalam tidur kan? Saya kan nyaman mikir di suasana sepi yang cuma ditemani detak jam dinding! Ilusi itu datangnya dari situ meeen, INSPIRESYE...

14 Februari

Opini Wisnu M.R.(Facebook Kmfpt Ugm, 14 Februari 2015) Liberalisme atau budaya bebas kini telah menyelinap dan merasuki setiap sendi kehidupan.Tak hanya merasuki sistem ekonomi, liberalisme kini terasa hingga aspek budaya.Pergeseran nilai-nilai dalam aspek budaya ini semakin membuatnya jauh dariislam. Salah satu budaya liberal yang sarat akan pergeseran nilai ini, akrab ditelingakita dengan nama hari kasih sayang atau valentine’sday . Hari kasih sayang yang sangatpopuler di kalangan remaja ini, dirayakan pada pertengahan februari tepatnya tanggal 14 februari. Euforia hari kasih sayang dimanfaatkan dengan sempurna oleh pelakubisnis sebagai sarana mempromosikan produknya. Hingar bingar media baik elektronik maupun cetak ikut memeriahkan hari yang dianggap sebagai hari pembuktian cinta ini.Kemeriahan ini sengaja dikemas sedemikian rupa, hingga tak terasa remaja-remajapun itu tercekoki oleh iklan-iklan valentine’sday . Atas dasar trend masa kini,dan agar tidak dikatakan ...

Tantangan yang sebenernya

Tantangan yang berat dari perubahan yang sedang kita perjuangkan adalah sikap skeptik, komentar-komentar, dan celetukan negatif dari orang-orang di dekat kita yang belum menyadari perubahan yang kita lakukan, serta cenderung mengingat kebiasaan lama kita. Daan tantangan yang sebenarnya adalah sikap kita, lanjut berubah atau kembali ke kebiasaan lama.